Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rp28 Jutaan, Lebih Ringan tapi Kamera Turun?

Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi

TechCorner.ID - Samsung Galaxy Z Fold 8 akhirnya resmi diperkenalkan pada 22 Juli 2026 dan sudah memasuki masa prapemesanan di Indonesia. Harga resminya dimulai dari Rp28.499.000 untuk konfigurasi RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB. Perangkat ini bukan sekadar penerus dengan spesifikasi lebih tinggi, melainkan model Fold berformat baru yang lebih pendek, lebih lebar, dan lebih ringan untuk menikmati konten.

Perubahan tersebut membuat posisinya cukup unik. Galaxy Z Fold8 memiliki bobot hanya 201 gram, baterai 4.800 mAh, pengisian kabel 45W, serta dua kamera belakang 50 MP. Namun, layar dan kamera utamanya justru lebih sederhana daripada Galaxy Z Fold7. Model yang lebih mendekati karakter Fold7 kini adalah Galaxy Z Fold8 Ultra. Karena itu, calon pembeli perlu melihat kebutuhan, bukan hanya nomor generasinya.

Ringkasan Cepat

  • Galaxy Z Fold8 resmi di Indonesia mulai Rp28.499.000.
  • Prapemesanan berlangsung 22 Juli hingga 13 Agustus 2026.
  • Perangkat membawa layar cover 5,5 inci, layar utama 7,6 inci, dan bobot 201 gram.
  • Performanya ditopang Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, baterai 4.800 mAh, dan pengisian 45W.
  • Kamera belakangnya terdiri dari wide 50 MP dan ultrawide 50 MP tanpa kamera telefoto khusus.
  • Galaxy Z Fold8 tidak mendukung S Pen dan adaptor daya 45W dijual terpisah.

Samsung Galaxy Z Fold 8 Sudah Resmi, Bukan Bocoran Lagi

Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8 bersama Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Flip8 dalam Galaxy Unpacked di London. Kehadiran tiga model tersebut mengubah susunan lini foldable Samsung. Galaxy Z Fold8 diarahkan untuk pengguna yang menginginkan perangkat ringan dengan rasio layar nyaman untuk media sosial, video, gim, artikel, dan buku digital. Sementara itu, versi Ultra menjadi pilihan dengan layar lebih besar, kamera lebih lengkap, dan fokus produktivitas lebih kuat.

Konteks ini penting karena Fold8 standar tidak tepat disebut sebagai Fold7 dengan semua spesifikasi yang ditingkatkan. Samsung merancangnya sebagai bentuk baru. Saat ditutup, dimensinya 81,9 x 123,9 x 9,7 mm sehingga bodinya lebih lebar dan lebih pendek daripada ponsel pada umumnya. Saat dibuka, layar utamanya berbentuk mendekati persegi dengan rasio 4:3.

Harga Samsung Z Fold 8 di Indonesia

Harga Samsung Z Fold 8 resmi di Indonesia terbagi menjadi tiga konfigurasi. Perbedaannya tidak hanya pada kapasitas penyimpanan karena varian 1 TB juga memperoleh RAM lebih besar.

RAM dan penyimpanan Harga resmi
12 GB/256 GB Rp28.499.000
12 GB/512 GB Rp32.499.000
16 GB/1 TB Rp40.499.000

Angka di atas merupakan harga ritel saat peluncuran, bukan harga setelah potongan. Pada halaman pembelian resminya, Samsung juga menampilkan estimasi harga mulai Rp26.499.000 melalui skema promo atau tukar tambah yang memenuhi ketentuan. Jadi, angka tersebut tidak otomatis berlaku untuk semua pembeli.

Promo prapemesanan yang perlu dibaca dengan teliti

Per 25 Juli 2026, Samsung mencantumkan program peningkatan memori dengan potongan 50 persen dari selisih harga normal, promo kartu kredit hingga Rp5 juta dari bank tertentu, potongan aksesori, serta opsi Samsung Care+. Penawaran prapemesanan dijadwalkan berakhir pada 13 Agustus 2026 dan dapat berubah mengikuti stok maupun syarat program.

Sebelum membayar, periksa kembali harga akhir di keranjang. Nilai tukar tambah bergantung pada model, kondisi, dan hasil pemeriksaan perangkat lama. Promo bank juga dapat memiliki kuota, minimum transaksi, atau pilihan tenor tertentu. Jangan menganggap seluruh benefit bisa selalu digabungkan.

Spesifikasi Utama Samsung Galaxy Z Fold 8

Layar utama 7,6 inci QXGA+ Dynamic AMOLED 2X, 1–120Hz
Layar cover 5,5 inci WUXGA+ Dynamic AMOLED 2X, 1–120Hz
Prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy
RAM/penyimpanan 12 GB/256 GB, 12 GB/512 GB, atau 16 GB/1 TB
Kamera belakang Wide 50 MP OIS dan ultrawide 50 MP
Kamera depan 10 MP pada cover dan 10 MP pada layar utama
Baterai 4.800 mAh, kabel 45W, nirkabel 20W, Wireless PowerShare
Sistem operasi Android 17 dengan One UI 9
Ketahanan IP48, Armor Aluminum, Flex Titanium, dan Armor FlexHinge
Konektivitas 5G, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 6.0
Dimensi dan bobot 9,7 mm saat terlipat, 4,5 mm saat terbuka, 201 gram

Pilihan warnanya terdiri dari Lavender, Graphite, dan Cream. Warna Pistachio tersedia secara eksklusif melalui Samsung.com, dengan ketersediaan tetap dapat berbeda mengikuti stok dan kanal penjualan.

Desain Lebar Menjadi Perubahan Paling Terasa

Galaxy Z Fold8 menggunakan layar cover 5,5 inci berasio 10:16 dan layar utama 7,6 inci berasio 4:3. Angka 5,5 inci mungkin terlihat kecil, tetapi bentuk perangkat yang melebar membuat pengalaman visualnya berbeda dari layar ponsel memanjang. Saat tertutup, perangkat lebih cocok untuk scrolling, membalas pesan, atau menonton video pendek. Ketika dibuka, konten panjang, e-book, video, dan gim mendapatkan bidang yang lebih luas.

Dampak terbesar bagi pengguna harian adalah portabilitas. Bobot 201 gram lebih ringan daripada Galaxy Z Fold7 yang berbobot 215 gram. Fold8 juga hanya sedikit lebih berat daripada banyak ponsel flagship konvensional. Meski demikian, lebar 81,9 mm saat tertutup bisa terasa besar bagi pengguna bertangan kecil. Sebaiknya coba menggenggam unit pajangan sebelum membeli agar tidak hanya menilai kenyamanan dari angka ketebalan.

Flex Titanium dan IP48 bukan berarti bebas risiko

Samsung menggunakan Armor Aluminum, Armor FlexHinge, kaca Gorilla Glass, dan struktur Flex Titanium pada layar lipatnya. Peringkat IP48 memberi perlindungan terhadap benda padat berukuran lebih dari 1 mm serta perendaman air tawar hingga 1,5 meter selama maksimal 30 menit dalam kondisi pengujian laboratorium.

Namun, IP48 tidak setara dengan perlindungan debu penuh. Samsung juga tidak menyarankan perangkat digunakan di pantai atau kolam renang, sedangkan ketahanan air dapat berkurang akibat pemakaian. Pasir, tekanan pada panel dalam, benturan pada engsel, dan cairan selain air tawar tetap perlu dihindari.

Performa, Baterai, dan Galaxy AI

Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy menjadi fondasi performanya. Kombinasi ini dirancang untuk multitasking, gim, pemrosesan kamera, dan fitur AI pada layar besar. Samsung membekalinya dengan Android 17 serta One UI 9 yang mendukung tampilan dua arah dan tiga jendela. Pengguna juga memperoleh hingga tujuh generasi pembaruan sistem operasi dan pembaruan keamanan, meski waktu ketersediaannya dapat berbeda menurut pasar dan operator.

Baterai 4.800 mAh merupakan peningkatan berarti dibanding 4.400 mAh pada Fold7. Pengisian kabel juga naik menjadi 45W, pengisian nirkabel 20W, dan tersedia Wireless PowerShare. Dalam pengujian internal Samsung, baterai diklaim mampu memutar video hingga 26 jam. Hasil pemakaian nyata tetap bergantung pada tingkat kecerahan, jaringan, aplikasi, dan seberapa sering layar utama digunakan.

Adaptor 45W dijual terpisah. Samsung menyebut pengisian dapat mencapai sekitar 63 persen dalam 30 menit menggunakan adaptor dan kabel yang sesuai saat perangkat dimulai dari kondisi baterai kosong serta layar dimatikan. Angka tersebut bukan jaminan yang selalu sama dalam penggunaan sehari-hari.

Fitur AI yang lebih berguna di layar lipat

One UI 9 membawa Now Nudge untuk menyarankan tindakan berdasarkan konteks di layar, My FanCam untuk mengikuti subjek saat menyunting video, dan Photo Assist berbasis perintah teks. Ruang layar besar memungkinkan hasil edit dibandingkan berdampingan, sementara aplikasi pesan dan kalender dapat dibuka bersama tanpa banyak perpindahan.

Nilai praktisnya bergantung pada aplikasi dan kebiasaan pengguna. Beberapa fitur membutuhkan akun Samsung, koneksi internet, atau dukungan bahasa dan wilayah tertentu. Hasil AI juga tidak selalu akurat sehingga dokumen, jadwal, maupun konten penting tetap perlu diperiksa sebelum digunakan atau dibagikan.

Kamera 50 MP Ganda Bagus, tetapi Ada Kompromi

Samsung memasang kamera wide 50 MP dengan OIS dan kamera ultrawide 50 MP. Keduanya ditemani kamera 10 MP pada layar cover serta kamera 10 MP di layar utama. Untuk foto pemandangan, grup, dokumentasi perjalanan, dan konten media sosial, konfigurasi tersebut cukup serbaguna. Dual Recording, Nightography, My FanCam, serta ProVisual Engine memperluas cara mengambil dan mengolah gambar.

Komprominya, Fold8 tidak memiliki kamera telefoto khusus. Zoom 2x yang disebut Samsung merupakan optical-quality zoom dari sensor utama, sedangkan pembesaran digitalnya sampai 10x. Kamera wide 50 MP juga berada di bawah resolusi 200 MP milik Fold7. Jika kamera jarak jauh, sensor 200 MP, dan ruang kerja 8 inci menjadi prioritas, Galaxy Z Fold8 Ultra lebih sesuai meski harganya lebih mahal dan bobotnya lebih berat.

Galaxy Z Fold 8 vs Fold7: Tidak Semua Angka Naik

Bagian Galaxy Z Fold8 Galaxy Z Fold7
Layar utama 7,6 inci 8,0 inci
Layar cover 5,5 inci 6,5 inci
Bobot 201 gram 215 gram
Kamera utama 50 MP 200 MP
Baterai 4.800 mAh 4.400 mAh
Pengisian kabel 45W 25W

Tabel tersebut memperlihatkan bahwa Fold8 unggul pada bobot, kapasitas baterai, kecepatan pengisian, dan chipset yang lebih baru. Sebaliknya, Fold7 tetap menawarkan layar lebih luas dan kamera utama beresolusi lebih tinggi. Pengguna Fold7 tidak otomatis perlu beralih, kecuali benar-benar menginginkan bentuk yang lebih lebar, perangkat lebih ringan, atau baterai lebih besar.

Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

1. Kelebihan utama

  • Bentuk baru lebih lebar dan bobot 201 gram membuat Fold lebih mudah dibawa.
  • Dua layar adaptif 120Hz mendukung hiburan dan multitasking.
  • Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy menawarkan performa kelas flagship.
  • Baterai 4.800 mAh dan pengisian 45W lebih kompetitif daripada Fold7.
  • Kamera wide dan ultrawide sama-sama menggunakan sensor beresolusi 50 MP.
  • Dukungan hingga tujuh generasi pembaruan memperpanjang usia pakai software.

2. Risiko dan batasan

  • Harga awal Rp28,5 juta tetap tinggi untuk pengguna yang hanya membutuhkan ponsel biasa.
  • Tidak ada kamera telefoto khusus dan sensor utamanya turun dari 200 MP pada Fold7 menjadi 50 MP.
  • Galaxy Z Fold8 secara resmi tidak mendukung S Pen.
  • Peringkat IP48 bukan perlindungan total terhadap debu, pasir, air laut, atau air kolam.
  • Adaptor 45W dijual terpisah sehingga dapat menambah biaya pembelian.
  • Layar dan engsel lipat lebih kompleks, sehingga perlindungan serta biaya perbaikan perlu dipertimbangkan.

Siapa yang Cocok Membeli Galaxy Z Fold 8?

Perangkat ini cocok untuk kamu yang sering membaca, menonton, bermain gim, membuka beberapa aplikasi, atau mengedit konten, tetapi menganggap Fold7 terlalu berat. Form factor yang lebih pendek dan lebar juga menarik bagi pengguna yang ingin perangkat lipat terasa berbeda dari ponsel memanjang.

Varian 256 GB sudah memadai untuk penggunaan umum berbasis cloud. Kapasitas 512 GB lebih aman bagi pembuat konten atau pengguna yang menyimpan banyak gim dan video. Model 1 TB dengan RAM 16 GB masuk akal untuk pekerjaan berat dan penyimpanan jangka panjang, tetapi harganya sudah mencapai Rp40.499.000.

Jika kamu menggunakan Fold7, mengutamakan kamera 200 MP, layar 8 inci, atau membutuhkan telefoto, bertahan dengan perangkat lama atau memilih Fold8 Ultra dapat lebih logis. Pengguna S Pen juga tidak mendapatkan alasan untuk beralih karena Fold8 dan Fold7 sama-sama tidak mendukung stylus tersebut.

Link Resmi

Hub Link Kontekstual

Ikuti perkembangan perangkat Samsung melalui Hub Samsung TechCorner.ID. Kamu juga dapat membaca ulasan Samsung Galaxy Z Flip 8 yang resmi di Indonesia atau menjelajahi pembahasan lain di Hub Gadget dan Hub Smartphone.

Pilih Foldable Sesuai Cara Kamu Menggunakannya

Jangan menentukan pilihan hanya dari nama generasi atau besarnya potongan harga. Bandingkan ukuran layar, kamera, bobot, kapasitas penyimpanan, perlindungan, dan biaya total setelah promo. Pantau terus TechCorner.ID untuk mendapatkan pembahasan gadget terbaru yang jelas, relevan, dan membantu kamu mengambil keputusan dengan lebih matang.

Kesimpulan

Samsung Galaxy Z Fold 8 resmi hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp28.499.000. Daya tarik terbesarnya adalah bentuk baru yang lebih lebar, bobot 201 gram, baterai 4.800 mAh, pengisian 45W, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, serta pengalaman One UI 9 yang dioptimalkan untuk layar lipat.

Namun, perangkat ini bukan peningkatan mutlak dari Fold7. Layar lebih kecil, kamera utama turun menjadi 50 MP, kamera telefoto tidak tersedia, dan S Pen tetap tidak didukung. Fold8 layak dipilih bila kamu mengutamakan portabilitas, hiburan, dan baterai. Untuk kamera serta produktivitas maksimal, Fold8 Ultra atau bahkan Fold7 yang sudah dimiliki bisa menjadi pilihan lebih rasional.

FAQ Singkat

1. Berapa harga Samsung Galaxy Z Fold 8 di Indonesia?

Harga resminya Rp28.499.000 untuk 12 GB/256 GB, Rp32.499.000 untuk 12 GB/512 GB, dan Rp40.499.000 untuk 16 GB/1 TB.

2. Kapan prapemesanan Galaxy Z Fold8 berakhir?

Program prapemesanan di Indonesia berlangsung dari 22 Juli hingga 13 Agustus 2026, selama stok tersedia dan mengikuti syarat yang berlaku.

3. Apakah Galaxy Z Fold8 mendukung S Pen?

Tidak. Samsung menyatakan Galaxy Z Fold8 tidak mendukung S Pen.

4. Apakah Galaxy Z Fold8 tahan air?

Perangkat memiliki peringkat IP48 dan diuji di air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit. Perlindungan tersebut tidak berlaku penuh terhadap debu serta tidak disarankan untuk pantai atau kolam renang.

5. Apa perbedaan utama Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra?

Fold8 lebih ringan dengan layar utama 7,6 inci dan dua kamera belakang 50 MP. Fold8 Ultra memakai layar 8 inci, kamera utama 200 MP, kamera telefoto 3x, serta baterai 5.000 mAh.

6. Apakah Galaxy Z Fold8 lebih baik daripada Fold7?

Tergantung kebutuhan. Fold8 lebih ringan, baterainya lebih besar, pengisiannya lebih cepat, dan chipsetnya lebih baru. Fold7 tetap unggul dalam ukuran layar serta kamera utama 200 MP, sehingga peningkatannya tidak bersifat mutlak.

Tentang Penulis

Artikel ini ditulis oleh , penulis dan pengelola editorial TechCorner.ID yang berfokus pada teknologi konsumen, aplikasi, AI, keamanan digital, SEO, dan pengelolaan website. Konten disusun melalui riset sumber resmi dan tepercaya, pemeriksaan fakta, serta pengalaman praktis bila relevan. Pengujian langsung dijelaskan sesuai konteks, sedangkan riset berbasis sumber tidak disajikan seolah-olah sebagai pengalaman penggunaan. Informasi ditinjau dan diperbarui sesuai kebutuhan agar tetap akurat, relevan, dan bermanfaat.